Inilah 9 Tips Membudidayakan Ikan Hias Air Tawar Untuk Berbisnis!

Bagi kamu yang ingin berbisnis ikan hias air tawar, berikut 9 tips budidaya ikan hias air tawar!

Inilah 9 Tips Membudidayakan Ikan Hias Air Tawar Untuk Berbisnis!

204 Views

IKAN

Published By : IKAN

31 March 2018

Peluang untuk berbisnis ikan hias air tawar memang cukup menjanjikan terbukti dari banyaknya peminat ikan hias air tawar di Indonesia, tak tanggung-tanggung pecinta ikan hias air tawar bahkan rela untuk merogoh kocek berjut-juta demi mendapatkan ikan hias air tawar yang diminatinya. Inilah yang membuat banyak orang tertarik untuk terjun ke bisnis ikan hias air tawar. Lalu bagaimana cara membudidayakan ikan hias air tawar?? Berikut tisp nya!

1. Siapkan Wadah Yang Pas Untuk Pemeliharaan Ikan Hias
Wadah yang digunakan untuk pemeliharaan ikan hias biasanya beragam ukuran seperti aquarium, kolam bak terpal, kolam bak semen, bak fiber glass atauh bahkan barang-barang bekas yang tak bocor. Wadah pemeliharaan ikan digunakan untuk beragam macam fungsi. Ada wadah yang digunakan untuk perawatan induk ikan, proses pembuahan (pemijahan), penetesan telur, pendederan, tempat untuk pembesaran dan tempat untuk penampungan hasil. Dan ada 2 sistem air pada wadah pemiliharaan ikan, yakni sistem air mengalir dan air yang hanya tergenang.

2. Wadah Pemiliharan Ikan Hias Harus Disesuaikan!
Ada banyak jenis ikan hias air tawar tentunya lingkungan dari setiap jenis ikan hias air tawar pun berbeda-beda. Itu sebabnya wadah pemeliharaan ikan hias harus disesuaikan dengan henis-jenis ikan hias air tawar yang dibudidayakan. Contohnya seperti, suhu air, keasama air (PH) dan kandungan oksigen juga kecerahan. Sertakan kandungan kimiawi zero pada air dalam wadah dengan suhu air antara 24-30¤C, untuk tingkat keasaman air (PH) sebaiknya diantara kurang lebih 6-7, dan oksigen terlarutnya lebih dari 3 ppm, yang terakhir atur kecerahan pada air antara 30-60 cm.

3. Makanan/Pakan Ikan Hias
Ada 2 jenis pakan ikan hias yaitu pakan yang alami dan pakan buatan. Untuk pakan alami biasanya jentik nyamuk, kutu air, infusoria, serangga, cacing sutra, ikan kecil atau bahkan kodok. Dan jenis pakan buatan yang biasa diberikan untuk ikan hias berupa pellet. Kadar protein yang terkandung dalam pellet dapat disesuaikan pada pertumbuhan ikan.

4. Pemilihan Calon Indukan Ikan Hias
Untuk proses pembuahan telur (pemijahan) tentu memerlukan indukan, ikan jantan dan ikan betina. Selain harus cukup umur untuk dipijahkan, gonad (kelamin) induk ikan juga harus yang sudah matang yakni berperut gendut ke arah bagian genital yang terasa lembek dan halus jika diraba, juga genital menonjol dan akan keluar telur jika diuru tntuk dipijahkan. Kondisi tubuh calon induk pun harus sehat dan tidak terjangkit suatu penyakit juga lebih baik jika berasal dari keturunan yang bagus. Induk ikan bisa dibeli di perernak ikan atau dengan cara hobiis (menghasilkan sendiri).

5. Pembuahan Telur (Pemijahan) Ikan Hias
Perlakuan pada proses pembuahan telur ikan hias berbeda-beda, ada yang secara internal dan ada juga secara eksternal. Hal ini dikarenakan tidak semua ikan hias betina bertelur, ada juga yang beranak. Oleh sebab itu, alangkah lebih baik untuk Anda siapkan media, bahan ataupun alat yang diperlukan dalam proses berlangsungnya pemijahan.

6. Proses Penetasan (Inkubasi) Telur Ikan Hias
Rata-rata setelah 24 jam terlur ikan hias akan menetas lalu menjadi larva. Proses penetasan telur ikan hias bisa dilakukan dalam kolam permanen, aquarium, corong dan hampa. Cara yang dilakukan saat proses penetasan telur ikan hias pun berbeda-beda tergatntung jenis ikan hias tersebut. Seperti dengan cara mengangkat seluruh induknya atau bahkan hanya salah satu yang ditinggalkan induknya.

7. Perawatan Pertumbuhan Larva
Tak perlu repot memberi makan larva ikan hias sejak pertama kali mereka menetas hingga kurang lebih menginjak umur 1 minggu karena mereka mencadangan makanan yang berupa kuning telur atau yang disebut dengan Yolksack. Larva ikan hias baru bisa diberi makan setelah 1 minggu. Anda bisa memberi mereka makan kutu air, cacing sutera, infusoria atau makanan yang lain, baik itu yang alami ataupun jenis makan yang buatan. Dan jika larva ikan hias sudah semakin besar maka berilah mereka makanan yang berbeda, yaitu jentik nyamuk, serangga, ikan kecil, pellet dan kodok. Jangan sampai memberi mereka makan berlebihan sebab akibatnya oksigen dalam air akan berkurang  dan larva ikan hias bisa keracunan.

8. Waspada Akan Hama dan Penyakit Ikan Hias
Ikan Hias juga makhluk hidup yang bisa terserang penyakit. Namun, yang bemnyebabkan ikan hias terserang penyakit adalah parasit atau non parasit. Penyakit yang disebabkan oleh parasit yaitu bakteri, cacing, jamur, virus dan protozoa. Biasanya akan menyerang tubuh dan insang ikan hias. Kalau penyakit yang disebabkan oleh non parasit berasal dari faktor makanan dan lingkungan. Itu sesabnya, cucilah makanan ikan terlebih dulu sebelum Anda memberikannya kepada mereka.

9. Maksimalkan Pemasaran Ikan Hias
Hal pertama yang dianjajurkan untuk Anda sebagai pembudidaya dalam memasarkan ikan hiasnya adalah memiliki pengepul yang siap menampung hasil dari pembudidaya Anda untuk jangka waktu yang panjang. Selain itu Anda juga harus aktif meluaskan jaringan supaya pemasaran ikan hias yang Anda budidayakan bisa efektif dan tentunya menghasilkan.

Sekian tips budidayakan ikan hias air tawar. Semoga bermanfaat.

Tags

204 Views

Published By : IKAN

31 March 2018

Artikel Lainnya

Artikel Terkait