Kenali Gejala Dan Cara Mendiagnosa ADHD Pada Anak Yang Wajib Ibu Lakukan

Baca info selengkapnya

Kenali Gejala Dan Cara Mendiagnosa ADHD Pada Anak Yang Wajib Ibu Lakukan

100 Views

kesehatan.viral

Published By : kesehatan.viral

25 April 2018

Apa itu ADHD?

 

ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder adalah kondisi atau gejala gangguan kesehatan mental yang kompleks seperti kesulitan memusatkan perhatian, hiperaktif, dan impulsif. Gejala ini dimulai sejak kecil dan bawaan dari lahir yang bisa berlanjut sampai dewasa.

 

Gejala ADHD

 

Gejala ADHD dapat dikategorikan menjadi 3 jenis seperti :

 

Gejala Kurang fokus

Anak-anak, atau kadang-kadang orang dewasa juga dengan ADHD cenderung konsentrasinya terganggu dengan mudah.

Mereka lebih rentan melakukan kecerobohan sampai melupakan kegiatan sehari-hari mereka. Kehilangan fokus dan tidak memahami instruksi juga merupakan gejala pada anak ADHD.

 

Mereka lebih tertarik pada apa yang menurut mereka menarik, dan beralih perhatian begitu seterusnya. Tidak bisa menyelesaikan tugas yang mereka mulai juga merupakan gejalanya. Atau seringkali, seorang anak dengan ADHD dapat terlihat melamun, dan selalu menyendiri.

 

Gejala Hiperaktif

Seorang anak ADHD tidak bisa duduk diam walau sesaat. Mereka akan selalu bermain-main dengan hal apapun. Seringnya juga mereka terlihat gelisah. Berlarian, atau memanjat, mendaki secara berlebihan dan aktif.

 

Gejala Emosional

Pasien ADHD tidak bisa mengendalikan emosi mereka, sering tiba -tiba meledak amarahnya namun juga cepat redanya. Selain itu anak dengan kondisi ini sering mengganggu orang lain, tidak bisa diatur atau bahkan menunggu dengan sabar.

 

Cara Mendiagnosis ADHD

Kondisi ADHD berbeda - beda pada tiap anak, dan tak bisa hanya di diagnosis melalui pemeriksaan medis saja.  Biasanya, dokter melakukan diagnosa ADHD melalui berbagai metode:

 

Memeriksa kondisi anak

Memeriksa gejala pada anak

 

Wawancara / Kuesioner

Setelah daftar periksa ditemukan, langkah berikutnya untuk penilaian dan diagnosis, dokter mewawancarai pasien. Dokter melakukan kuesioner terstruktur atau wawancara langsung, terutama dari pasien, kemudian dari anggota keluarga langsung dan anggota keluarga besar, dan individu lain yang mungkin terpengaruh oleh pasien.

 

Pemeriksaan dan Tes Medis

Tes yang dilakukan adalah tes ketajaman visual dan audio, dan tes perkembangan syaraf.

Berdasarkan serangkaian tes diatas, dokter akan menarik kesimpulan diagnosis akhir ADHD.

100 Views

Published By : kesehatan.viral

25 April 2018

Artikel Lainnya

Artikel Terkait