Bunga kertas

Dibalik keindahan ini ada sesuatu tersimpan khusus untukku

Bunga kertas

40 Views

non.fiksi

Published By : non.fiksi

19 March 2018

Adis, siswa yang paling diidolakan perempuan satu sekolah. Pesonanya selalu keluar apalagi saat mendribble bola. Jika sudah begitu, mulailah para penggemarnya berteriak-teriak seperti orang kerasukan. Aku bukannya menikmati permainan malahan jadi terkaget-kaget karena mereka. Setiap Adis bermain, aku menjadi tim PMR sehingga kami sering bertemu di luar kelas. Imagenya yang terkenal sebagai laki-laki manis, membuat kepalaku pusing mendengar teman-temanku bercerita terus soal Adis. Padahal itu hanyalah cerita dalam mimpi tidur mereka dan tidak pernah terjadi di dunia nyata.

“Kamu nggak pernah tertarik gitu dengan Adis, Dit?”

Aku tidak menyukai pertanyaan itu dan selalu menghindar. Aku hanya tidak enak hati jujur pada mereka karena aku juga sama dengan mereka.

“Dit, gimana, udah buka origami bunga kertasnya?”

Adis muncul tiba-tiba dihadapan kami. Aku mengecek laci mejaku, bunga kertas berwarna oranye. Didalam bunga itu, Adis menulis, “Jadilah asistenku kemana pun aku bertanding.”

“Hanya asisten?”

“Ya, gimana? Aku nggak suka pacaran, kok! Mau nikah juga belum boleh.”

Tags

40 Views

Published By : non.fiksi

19 March 2018

Artikel Lainnya

Artikel Terkait