Ferra mengungkapkan teriakan batinnya

Sesuatu yang sering terjadi hingga membuat Ferra tak sanggup lagi menahannya meski ia tahu ini memalukan

Ferra mengungkapkan teriakan batinnya

38 Views

non.fiksi

Published By : non.fiksi

26 March 2018

Setiap satu bulan sekali, Ferra pulang ke rumahnya. Bekerja sebagai seorang karyawan swasta, ia hanya memiliki waktu satu setengah hari untuk berlibur. Statusnya yang masih asli ‘single’ membuatnya lebih sering kangen rumah ketimbang memikirkan yang lain.

 

Setiap pulang itu pulalah, Ferra harus berpanas-panasan untuk satu jam hari liburnya demi kebaktiannya pada sang tante. Agenda rutin yang paling tidak disukainya yaitu menemani Bibi ke toko komestik. Bukannya ia tak menyukai dandan dan segala tentangnya, hanya saja, daftar belanja Bibi Nini yang membosankan. Selalu saja membeli dua buah bedak masing-masing bedak padat dan tabur, foundation, dan dua buah pensil alis.

 

“Bi, harus ya beli beginian mulu?”

 

“Iya dong. mau gimana lagi, punya Bibi udah pada habis!”

 

Ferra merasa tersinggung, dia saja paling cepat kehabisan bedak setelah  tiga bulan.

 

“Bibi itu kerja sering berhadapan dengan orang banyak, Dara.”

 

“Hm. tapi, Bi...”

 

Bibi tampak memanas tapi juga sudah tak tahan lagi mengatakan yang sebenarnya.

 

“Tapi Bibi makenya kayak topeng! nggak rata warna muka sama lehernya!!!”

Tags

38 Views

Published By : non.fiksi

26 March 2018

Artikel Lainnya

Artikel Terkait