Pita Ungu

Kenangan terakhir sebelum dia menghilang dengan aneh

Pita Ungu

64 Views

non.fiksi

Published By : non.fiksi

19 March 2018

Akhirnya, kami berlibur! Aku dan ketiga teman sekolahku berencana akan menuju ke Bangka Belitung menggunakan kapal. Ini rencana kami sejak lama dan kami sangat bersemangat terutama Anita karena ini perjalanan pertama kalinya lewat jalur air.

“Aduh, Wid, aku pusing.”

“Kamu mabuk laut, coba minum obat ini biar ngga parah. Perjalanan kita jauh, Nit.”

Anita membuang obat yang aku berikan, dia sangat benci disuruh menelan obat. Dasar keras kepala, gerutuku dalam hati. Sudahlah, aku ingin keluar menikmati semilir angin. Baru saja menikmati angin, perutku sakit. Aku lupa belum makan tadi siang. Saat aku masuk, Anita tidak ada padahal ia mengatakan sedang mabuk laut. Aku keluar kabin, memanggil Johan dan Pitrah untuk mencari Anita dimana. Kami berkeliling mencari-carinya tapi tidak ada.

“Widi, Anita diujung sana!”

Oh, tidak! Bagaimana dia seberani itu berjalan sendirian ke ujung kapal? Dia mengangkat kakinya. Aku berteriak menyuruh semuanya cepat menangkap Anita.

“Anita!!!”

Dia menceburkan dirinya ke laut! Tapi pita ungunya tertinggal, biasanya ia tak pernah melepas pita ini.

Tags

64 Views

Published By : non.fiksi

19 March 2018

Artikel Lainnya

Artikel Terkait